Program lanjutan antara Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Medan Area dengan PT. NSES dalam hal pengolahan sampah di berbagai Kabupaten/Kota. Setelah dumai kota selanjutnya yang dikunjungi adalah Kota Medan pada tanggal 24 s/d 26 Februari 2020 , dimana medan memiliki jumlah penduduk terbanyak no 4 di Indonesia yaitu sebanyak 14.262.100 jiwa dimana per orang menghasilkan sampah rata-rata 0.7 kg dan sampah yang ada sekarang itu semuanya dikumpulkan di TPA Terjun Marelan Medan.

TPA Terjun merupakan TPA yang sangat besar namun seiring semakin banyaknya sampah yang masuk ke TPA terjun, lokasi semakin sempit dan sampah semakin menggunung. Penanganan sampah di dumai dengan dimedan berbeda, kalau di dumai ditangani secara landfil atau penanaman sedangkan dimedan ditumpuk saja (digunungkan). Kemudian setelah kita tinjau maka dlakukan perlakuan membagi sampah menjadi 7 tumpukan masing-masing 100 ton  sampah lama dan sampah baru.

Proses yang dilakukan sama dengan yang di dumai, setiap tumpukan diidentifkasi dulu bahaya resiko bahan-bahan kimia yang beterbangan agar tidak terjadi keracunan. Mudah-mudahan solusi yang ditawarkan pihak PT. NSES yang bekerjasama dengan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Medan Area mudah-mudahan dalam jangka waktu 10 atau 20 tahun akan selesai.

[download id=”3690″]