
Photo : Dekan fakultas Biologi Dr. Mufti Sudibyo, M.Si Ikut Serta Dalam Seminar Hari Cinta Puspa, Satwa Nasional dan Hari pohon 2016
InfoUMA – Fakultas Biologi Universitas Medan Area (UMA) mengadakan Seminar Hari Cinta Puspa, Satwa Nasional dan Hari pohon 2016. Kegiatan ini untuk menjaga kelestarian flora dan fauna, yang jatuh pada tanggal 06 desember 2016.
Dengan mengadakan seminar Hari Cinta Puspa, Satwa Nasional dan Hari pohon 2016, mahasiswa fakultas Biologi ingin mengingatkan kepada kita semua agar bisa menjaga atau melindungi flora dan fauna yang berada di bumi. sekarang banyak manusia yang terus memburu hewan-hewan liar maupun hewan yang di lindungi di hutan ini, serta banyak manusia telah menebang pohon di hutan secara liar. seharusnya kita harus menjaga hutan kita, dengan cara menanam pohon sebanyak mungkin atau menggnti kan pohon yang mati dengan yang baru. seluruh dunia telah mengakui indonesia adalah paru-paru ke dua di dunia.

Photo : Dekan fakultas Biologi Dr. Mufti Sudibyo, M.Si & perwakilan dari Balai Taman Nasional Gunung Leuser mengikuti menanam pohon dalam kegiatan seminar.
Kawasan Suaka Alam
Suaka alam adalah kawasan dengan ciri khas tertentu, baik di daratan maupun perairan.
1) Cagar Biosfer
Adalah kawasan yang dilestarikan untuk melindungi flora dan fauna yang ada didalamnya. Cagar biosfer juga melputi kawasan yang merupakan hasil budaya manusia, yaitu suku-suku terasing.
2) Cagar Alam
Adalah kawasan suaka alam yang keadaan alamnya memiliki kekhasan tumbuhan, satwa, dan ekosistem. Kriteria sutau kawasan ditetapkan sebagai cagar alam yaitu sebagai berikut.
– Memiliki keragaman, baik tumbhan maupun satwa
– Memiliki kondisi alam, baik biota maupun fisiknya yang masih asli atau belum

Photo : panitia penyelenggara seminar photo bersama dengan dekan Fakultas Biologi & perwakilan dari Balai Taman Nasional Gunung Leuser
tersentuh manusia
3) Suaka Magrasatwa
Adalah kawasan suaka alam yang ditetapkan untuk melindungi satwa tertentu dan habitatnya. Kriteria daerah dijadikan kawasan suaka margasatwa antara lain sebagai berikut:
– Merupakan tempat hidup dan perkembangbiakan dari jenis satwa
– Merupakan habitat dari suatu jenis satwa langka ata satwa yang dikhawatirkan punah
– Memiliki tingkat keanekaragaman dan populasi yang tinggi
– Merupakan tempat hidup satwa migrant tertentu
– Memiliki kawasan yang luas sebagai habitat jenis satwa yang bersangkutan
Panitia telah mengundang bapak Yoghi Budhiyanto, S.hub & bapak Prama Wirasena. yang dari perwakilan Balai Taman Nasional Gunung Leuser, mereka telah menjelaskan gimana kehidupan flora dan fauna yang berada di gunung leuser. mereka telah membentuk kegiatan KK,KPA,KSM/KP, yang bertujuan untuk melaksanakan penerangan dan penyuluhan tentang SDHE, melenggarakan seminar tentang konvervasi SDHE, melakukan kegiatan penelitian/ekspedisi tentang potensi flora dan fauna ekosistem , menyelanggarakan membantu melestarikan alam dan menyebar luaskan informasi yang berada di taman nasional.
tujuan dari panitia ingin meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga hutan dan lingkungan hidup sebagai wujud pernyataan kecintaan kita akan bumi sebagai tempat tinggal kita, untuk menjalin kerja sama antar UMA (Universitas Medan Area) dengan pihak TNGL (Taman Nasional Gunung Leuser).
Hari cinta puspa & satwa nasional merupakan momen untuk membangun kesadaran serta membentuk kecintaan terhadap puspa dan satwa keanekaragawan hayati tetap lestari.
