Universitas Medan Area (UMA) sukses menyelenggarakan Lokakarya Biodiversity UI Greenmetric secara daring melalui platform Zoom pada Rabu, 28 Mei 2025. Acara ini diikuti oleh para pimpinan perguruan tinggi dari seluruh Indonesia dengan mengusung tema “Doing SDGs in Higher Education: The Story of Our Institution and Society”.
Lokakarya ini menjadi wadah penting dalam menguatkan komitmen pelaksanaan Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya pada aspek keanekaragaman hayati di lingkungan pendidikan tinggi. Para peserta berbagi pengalaman dan inspirasi terkait langkah-langkah nyata yang telah dan akan dilakukan oleh institusi serta masyarakat dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.
Rektor Universitas Medan Area, Prof. Dr. Dadan Ramdan, M.Eng., M.Sc., bersama Kordinator Nasional UI Greenmetric Indonesia, Prof. Dr. Ir. Hariyanto, S.T., M.Sc., IPU, dan Chairperson Greenmetric World University Rankings, Prof. Dr. Ir. Riri Fitri Sari, M.M., M.Sc., turut memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi kegiatan lokakarya tersebut.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Dadan Ramdan menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh narasumber dan pimpinan perguruan tinggi yang berpartisipasi. Ia menegaskan bahwa lokakarya ini merupakan refleksi komitmen bersama dalam mendukung agenda SDGs, khususnya terkait pelestarian keanekaragaman hayati di lingkungan kampus.
“Keanekaragaman hayati bukan hanya menjadi isu ekologis, melainkan juga bagian integral dari pembangunan berkelanjutan, pendidikan karakter, dan inovasi yang harus diperkuat oleh perguruan tinggi sebagai pusat ilmu pengetahuan dan penggerak perubahan,” ujar Rektor UMA.

Prof. Dadan Ramdan juga mengajak seluruh peserta dan masyarakat luas untuk meningkatkan kesadaran akan peran strategis perguruan tinggi dalam menjaga kelestarian bumi. Selain itu, ia menekankan pentingnya membangun jejaring antar institusi dan memperkuat keterhubungan antara sains dan masyarakat demi masa depan lingkungan yang lebih lestari.
“Melalui forum ini, kami berharap muncul berbagai ide dan kolaborasi inovatif dari para akademisi, institusi, dan komunitas kampus yang dapat menguatkan posisi Indonesia di kancah global dalam mewujudkan kehidupan berkelanjutan. Hal ini tentu membawa manfaat nyata bagi institusi dan lingkungan sekitar,” tambahnya.
Sementara itu, Prof. Dr. Ir. Hariyanto, M.Sc., IPU, selaku Kordinator Nasional UI Greenmetric Indonesia, menegaskan bahwa lokakarya ini merupakan bagian dari gerakan global yang memotret dan mendorong komitmen perguruan tinggi dalam menciptakan kampus yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

“Tema lokakarya mengajak kita semua untuk merefleksikan bagaimana institusi pendidikan tinggi terus berkontribusi nyata terhadap pencapaian SDGs, khususnya melalui pelestarian keanekaragaman hayati yang ada di kampus,” ujarnya.
Menurut Prof. Hariyanto, keanekaragaman hayati di kampus bukan hanya elemen estetika semata, melainkan juga berperan sebagai laboratorium hidup, pusat pembelajaran, dan ekosistem yang vital dalam mendukung keberlanjutan. Ia menegaskan pentingnya integrasi prinsip SDGs dalam pelaksanaan tridarma perguruan tinggi sebagai respons terhadap tantangan lingkungan saat ini.

“Saya berharap lokakarya ini dapat memunculkan perspektif baru dan solusi konkret yang mampu diimplementasikan oleh kampus-kampus di seluruh Indonesia, serta memperkuat jejaring kerja untuk masa depan yang lebih hijau dan berkeadilan,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Prof. Dr. Ir. Riri Fitri Sari, M.M., Chairperson Greenmetric World University Rankings, menyoroti pentingnya pembahasan keanekaragaman hayati dalam beberapa tahun terakhir. Ia mengingatkan bahwa lebih dari 60 persen keanekaragaman hayati mengalami penurunan signifikan akibat perubahan iklim dan aktivitas manusia.
“Menjaga dan mengembangkan flora serta fauna di lingkungan kampus menjadi hal yang sangat krusial. Banyak kampus telah mengambil peran khas dalam pelestarian tersebut sebagai wujud tanggung jawab bersama,” ungkap Prof. Riri.
Di akhir sesi, Asep Perry M. Athorized, S.P., Kepala Bidang Tata Lingkungan dan Penatagunaan Hutan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Sumatera Utara, mewakili Gubernur Sumatera Utara menyampaikan bahwa lingkungan hidup merupakan program prioritas Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Pemprov siap mendukung serta berdiskusi untuk mewujudkan kampus hijau yang berkarakter khas daerah Sumatera Utara.

Lokakarya ini dibuka dengan sesi pertama yang menghadirkan paparan mengenai overview biodiversity dalam UI Greenmetric Indonesia oleh Dr. Junaidi, M.A. (Wakil Ketua UI Greenmetric). Sesi kedua diisi dengan sharing best practice pengelolaan keanekaragaman hayati di kampus oleh Prof. Dr. Dadan Ramdan (Rektor UMA), Dr. Ir. Andrey Andoko, M.Sc. (Rektor Universitas Multimedia Nusantara), Dr. rer. agr. Eva Anggraini, S.Pi., M.Si. (Direktur Konektivitas Global IPB University), dan Ika Listiana, M.Si. (Sekretaris Tim Pengembangan Kampus Berkelanjutan dan Berwawasan Lingkungan UIN Raden Intan Lampung).